Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Selidiki Hasil Investigasi ATPM Hino: Konektor Rem Truk Molen Cut Mutia Tidak Sesuai Standar Pabrikan
- Redaksi
- Kamis, 05 November 2026 19:50
- 13 Lihat
- Polri
Kota Bekasi, Tim investigasi dari agen tunggal pemegang merek (ATPM) PT Hino Motors Sales Indonesia dan dealer Hino memeriksa truk molen bernomor polisi B 9548 MV sebagai saksi ahli bagi penyidik Satlantas Polres Metro Bekasi Kota. Kendaraan tipe FM 260 JM buatan 2008 tersebut terlibat kecelakaan di Jalan Cut Mutia, depan Kampus BSI. Pemeriksaan dilakukan oleh lima orang, yakni tiga anggota tim investigasi ATPM serta kepala mekanik dan mekanik dari pihak dealer.
Hasilnya, bagian konektor pada jalur udara dari tangki menuju saluran rem (brake pipe) didapati dalam kondisi rusak. Konektor yang terpasang ternyata bukan produk asli Hino dan tidak mengikuti standar pabrikan.
Kondisi komponen itu menyebabkan udara bocor dari sistem pengereman. Kebocoran inilah yang membuat rem tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.
Pemeriksaan oleh pihak pabrikan menjadi bagian penting dalam pembuktian perkara. “Tim ATPM memahami betul rancangan kendaraannya, sehingga analisis mereka memberi kejelasan teknis yang kami butuhkan. Penilaian tersebut kami jadikan pijakan untuk memperkuat penyidikan terhadap tersangka TM,”
Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, menilai temuan tersebut perlu menjadi perhatian para pemilik kendaraan angkutan berat. “Sistem rem adalah benteng terakhir keselamatan di jalan raya. Kami mengajak para pemilik truk untuk menggunakan komponen asli dan mempercayakan perawatan kendaraannya kepada bengkel yang kompeten,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana pada Kamis (5/11/2026)..
NK